Pesan Kehidupan dalam Sesonggan "Kutal-kutil Ikut Celeng"
ᬓᬸᬢᬮ᭄ᬓᬸᬢᬶᬮᬶᬓᬸᬢ᭄ᬘᬾᬮᬾᬂ᭟ Sesonggan: Kutal-kutil ikut céléng . Suksmanipun: kaucapang ring pakaryan sané rasané aluh, sakewanten sujatiné nak meweh yen kalaksanayang. Orang Bali memiliki banyak sesonggan atau peribahasa yang lahir dari pengalaman hidup sehari-hari. Kalimatnya sering sederhana, bahkan kadang terdengar lucu, tetapi di balik kesederhanaannya tersimpan nasihat yang dalam. Salah satunya adalah sesonggan “Kutal-kutil ikut céléng.” Secara sederhana, kutal-kutil dapat dimaknai sebagai tindakan memegang atau memainkan sesuatu dengan tangan, sedangkan ikut céléng berarti ekor babi. Bayangkan saja seseorang mencoba memegang ekor babi yang terus bergerak. Dari jauh mungkin terlihat gampang. Tinggal pegang, selesai. Tetapi ketika benar-benar dicoba, ceritanya bisa berbeda. Ekornya bergerak ke sana kemari, sulit diprediksi, dan justru membuat sesuatu yang kelihatannya sederhana menjadi tidak mudah dilakukan. Dari gambaran sederhana itulah sesonggan ini mendapatkan maknanya. Sesu...