Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Berdosakah jika Marah?

Gambar
Kemarahan adalah salah satu emosi manusia yang paling mendasar sekaligus berpotensi paling merusak. Setiap orang pasti pernah merasa marah maupun menjadi sasaran kemarahan orang lain. Namun, apakah kita benar-benar memahami apa yang terjadi pada tubuh dan jiwa kita saat emosi ini meledak?  Apa Itu Marah? Secara umum, KBBI mendefinisikan marah sebagai perasaan sangat tidak senang akibat dihina atau diperlakukan tidak pantas. Dalam masyarakat Bali, emosi ini dikenal lewat beberapa frasa seperti gedeg, bendu , atau duka .  Secara medis dan fisiologis, marah memicu respons fight-or-flight di dalam tubuh. Saat emosi melonjak, otak memerintahkan pelepasan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Reaksi biologis ini secara cepat meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan. Dalam jangka panjang, kebiasaan marah yang tak terkontrol dapat memicu berbagai penyakit seperti hipertensi, stroke, gangguan pencernaan, hingga penurunan imun.  Sementara itu, dalam ...

Apakah Kita Memuja Binatang Pada Saat Tumpek Uye?

Gambar
Setiap enam bulan sekali (210 hari) menurut kalender Bali, suasana di berbagai sudut Pulau Dewata terasa hangat oleh lantunan doa dan harum dupa. Hari itu adalah Śaniscara Kliwon wuku Uye, moment saat umat Hindu menggelar tradisi Tumpek Uye atau yang populer dengan sebutan Tumpek Kandang .  Bagi masyarakat awam, pemandangan sapi, kerbau, hingga unggas yang diupacarai sering kali menyulut tanda tanya: Apakah umat Hindu di Bali sedang memuja binatang? Ketika pertanyaan itu ditelusuri lewat lembaran pustaka suci Sundarigama , jawabannya menjadi sangat terang. Umat Hindu sama sekali tidak memuja fisik hewan, melainkan menyembah Sang Hyang Rare Angon manifestasi Dewa Śiwa dalam wujud pemelihara dan pelindung seluruh makhluk bernyawa di alam semesta. Ritual Tumpek Uye bukanlah pemujaan berlebihan kepada hewan, melainkan ekspresi rasa syukur atas keberadaan fauna yang menopang kehidupan manusia. Dalam lontar ditegaskan bahwa pusat persembahan spiritual tetap tertuju kepada Yang Maha...